5 Spot Surfing Terbaik untuk Para Pemula di Bali

 08 May 2017

Bali memiliki banyak spot surfing yang popularitasnya sudah mendunia. Tidak bisa dipungkiri bahwa banyak surfer profesional dari luar negeri sengaja datang ke Bali untuk menikmati sensasi ombak yang menantang. Di sisi lain, hal ini membuat banyak pemula merasa terintimidasi karena para profesional surfer mendominasi berbagai area pantai di Bali.

 

Lalu bagaimana dengan para pemula? Dimana mereka bisa belajar surfing? Pantai mana saja yang bisa dijadikan tempat surfing bagi para pemula di Bali?

      1. Pantai Kuta

Pantai Kuta merupakan salah satu pantai yang paling populer di Bali. Tidak lengkap rasanya berkunjung ke Bali tanpa berkunjung ke pantai ini, dan tentu saja untuk surfing.

Mengapa pantai Kuta menjadi salah satu spot surfing untuk para pemula?

  • Di pantai ini terdapat banyak tempat kursus surfing
  • Tersedia banyak toko yang menjual atau mensewakan peralatan surfing
  • Lansekap pantai tergolong landai dan tidak terlalu dalam
  • Ombaknya yang tidak terlalu besar

Waktu terbaik untuk belajar surfing di pantai Kuta adalah di pagi hingga menjelang siang. Di sore hari, ombaknya jauh lebih besar sehingga kurang cocok untuk para pemula. Untuk anda yang tertarik untuk berlatih surfing di pantai ini, disarankan untuk datang di pada musim kemarau atau sekitar bulan April sampai September. Pada bulan-bulan ini, ombak tidak terlalu besar dan kecepatan angin juga cukup mendukung

 

      2. Pantai Legian

Sedikit bergeser ke arah utara dari pantai Kuta, kita tiba di pantai Legian. Pantai ini juga merupakan salah satu spot surfing yang tepat untuk para pemula. Tipe ombak di pantai Legian serupa dengan pantai Kuta dengan ombak yang tidak terlalu besar, landskape yang luar dan tinggi ombak rata-rata mencapai 1 hingga 3 kaki

Penyedia peralatan surfing di pantai ini terbilang lebih sedikit bila dibandingkan dengan pantai Kuta. Namun untuk penyedia kursus surfing, anda bisa menemukan beberapa nama yang sudah sangat populer seperti Ombak Legian Surf and Store Academy serta Rip Curl School of Surf.

 

      3. Pantai Dreamland

Spot surfing untuk pemula di Bali yang selanjutnya adalah pantai Dreamland. Pantai ini cocok dipergunakan sebagai spot surfing pemula karena ombaknya yang kecil dan tidak adanya batuan karang yang bisa melukai para peselancar.

Kondisi ombak yang mendukung dengan tipikal gelombang yang datang dari arah kanan dan kiri seperti di pantai Kuta merupakan alasan lain mengapa pantai ini layak untuk dikunjungi. Pantai ini bisa dicapai dengan kendaraan bermotor kurang lebih 30 menit dari pantai Kuta menuju Jimbaran tepatnya di daerah Pecatu.

Pantai ini terbilang masih kalah ramai dengan pantai Kuta. Jumlah penyedia perlengkapan surfing dan kursus surfing sendiri masih terbatas. Namun popularitas pantai ini semakin meningkat dari waktu ke waktu, sehingga bisa dipastikan jumlah penyedia jasa surfing baik kursus atau perlengkapannya akan semakin banyak di masa yang akan datang.

 

      4. Pantai Batu Bolong atau Echo Beach

Pantai Batu Bolong bisa dicapai dengan kendaraan bermotor kurang lebih 30 menit dari pantai Kuta. Lokasi pantai ini juga tergolong dekat dengan pantai Seminyak. Nama pantai ini diambil dari nama sebuah kuil dengan nama sama. Sementara nama Echo Beach merupakan nama panggilan yang disematkan oleh para surfer mancanegara.

Tipe ombak di pantai Batu Bolong bisa dinikmati oleh pemula hingga para profesional. Gelombangnya bergulir dengan sangat lembut, bahkan lebih lembut bila dibandingkan dengan pantai Kuta. Arah gelombangnya sendiri berasal dari dua arah. Para pemula disarankan untuk berlatih disaat gelombang sedang tenang saat sedang surut.

Pantai Batu Bolong merupakan salah satu lokasi surfing favorit bagi banyak peselancar menjelang matahari terbenam. Tidak heran bila pantai ini justru menjadi semakin ramai di sore hari.

 

      5. Pantai Seminyak

Spot surfing untuk pemula di Bali berikutnya berada di daerah Seminyak. Popularitas Seminyak yang semakin naik beberapa tahun belakangan ini tidak lepas dari banyaknya spot wisata menarik seperti pantai.

Ada beberapa spot seperti pantai Petitenget dengan gelombang pendek yang berasal dari kiri dan kanan, yang membuatnya menjadi tempat surfing yang ideal bagi anak-anak dan pemula. Selain itu, terdapat juga pantai Dhyana Pura yang berbatasan dengan pantai Legian. Kualitas dan tipe ombak di pantai ini serupa dengan yang ada di pantai Kuta, namun jauh lebih sepi sehingga cocok untuk para peselancar yang ingin belajar dengan tenang.

Berita Lainnya

 11 July 2017

Sudahkah Anda Mengunjungi Pura Ulun Danu Beratan dengan Segala Keindahan Taman Air Di Sekelilingnya

Banyak yang menyingkatnya menjadi Pura Ulun Danu, nama Pura ini diambil dari lokasinya yang berada di tepi Danau Beratan dan berada di dataran tinggi Bedugul sekitar 1239 meter diatas permukaan laut sehingga pura ini memiliki nuansa yang sejuk yakni sekitar 18 hingga 22 Derajat Celcius. Sekitar pura ini juga terdapat landscape yang indah dan asri. Adapun sejarah dari pura ini ternyata telah ditulis dalam Lontar Bbd Mengwi dimana I Gusti Agung Putu yang merupakan seorang bangsawan telah kalah dalam perang melawan I Gusti Ngurah Batu Tumpeng. I Gusti Agung Putu inilah yang akhirnya mendirikan pura ini sebagai lokasi untuk mendapatkan kekuatan dan pencerahan. (sumber : jacob) Jika anda mengunjungi Pura Ulun Danu, maka anda akan disajikan oleh keunikan pura dan lingkungan di sekitarnya dimana lingkungan tersebut sangatlah asri dan sejuk. Namun, jangan heran jika anda harus membayar tiket masuk karena untuk merawat lokasi ini tentu dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Anda juga dapat melihat keindahan bunga-bunga beserta hamparan rumput dan pepohonan cemara. (sumber : damonbeckford) Anda juga dapat melihat stupa yang ada di lingkungan pura dan masih aktif digunakan sebagai tempat ibadah. Ada pula masjid yang dibangun di dekat pura ini dan juga masih aktif digunakan oleh umat muslim. Inilah bentuk dari toleransi umat beragama yang ada di Bali. Anda akan melihat Meru ketika anda memasuki gapura dimana meru merupakan bangunan khas pulau Bali yang berciri-ciri yaitu Menara bertingkat. Adapun keberadaan Menara tersebut adalah untu memuja tiga dewa yaitu Dewa Wisnu, Dewa Brahma, dan Dewa Siwa. Dataran disekitar pura merupakan dataran yang agak rendah sehingga kerap tergenang air. Kondisi inilah yang kemudian menciptakan pemandangan yang sangat indah dan kerap menghasilkan hasil foto yang maksimal. Ada baiknya anda membuat perbandingan saat mengunjungi lokasi ini, yakni ketika debit air di danau sedang tinggi dan saat sedang rendah kemudian anda akan dapat meihat betapa menakjubkannya Pura Ulun Danu jika sedang tergenang air. Anda juga dapat berfoto di lingkungan sekitar danau dengan hawanya yang sejuk dan tentu saja membuat anda betah untuk berlama-lama berada di lokasi ini. (sumber : fuaznk) Lokasi ini juga menyediakan taman bagi anda yang membawa anak-anak anda kemari sehingga mereka dapat dengan bebas bermain di sekitar taman. Anda dapat menyediakan bola namun tetaplah menjaga buah hati anda untuk tidak merusak tanaman di sekitar lokasi pura tersebut. Bagaimana jika anda merasa lapar? Tentu saja di sekitar lingkungan pura ini terdapat banyak toko maupun restaurant dan juga toko cinderamata dan pakaian khas Bali. Anda dapat memiih yang anda suka dengan harga yang wajar. Berhubung lokasi ini di dataran tinggi, maka anda akan kerap melihat pedagang tanaman maupun buah-buahan. Jika anda tertarik untuk mengunjungi lokasi ini, anda dapat memulai perjalanan dari Denpasar dengan memakan waktu sekitar 2 jam, namun perhatikanlah akses jalan yang berkelok-kelok sehingga kondisi jalanan yang demikian akan membuat anda menghabiskan lebih banyak waktu di jalan membutuhkan kondisi badan yang prima. Siapkan telinga anda untuk perbedaan tekanan yang terjadi dan inilah saatnya bagi anda untuk memulai perjalanan indah anda di Pulau Bali, yakni dengan mengamati struktur budaya dan bangunan khas Bali, yakni Pura Ulun Danu Beratan. Jika anda telah mengunjungi pura ini, maka sebaiknya anda juga mengunjungi Pura Besakih sebagai pura terbesar di Bali. Tetaplah menjaga etika anda dan sikap anda ketika berada di kawasan Pura ini. (sumber : emmett_sparling)  

selengkapnya
 09 July 2017

Bersantai Menghilangkan Penat di La Joya Spa

Berlibur di Bali juga tidak lengkap jika tidak merasakan sensasi pijat khas Bali. Namun tidak semua lokasi pijat di Bali mampu menghadirkan kesempurnaan relaksasi bagi tubuh serta pikiran anda. La Joya Spa menyajikan sebuah lokasi yang tidak hanya dapat merileksasikan tubuh dan pikiran anda namun juga semua panca indra anda. (sumber : brendangellinny) Dengan lokasinya yang berada di atas tebing Uluwatu di dekat tepi Pantai Balangan, La Joya Spa mampu menghadirkan pemandangan Samudera Hindia yang luas dan menakjubkan ditambah perawatan pijat yang dapat anda rasakan di bawah pondok beratapkan jerami yang tentu saja dapat memanjakan tubuh dan mata Anda. Adapun pijat andalan dari La Joya Spa adalah Balinese Massage dimana anda makan merasakan ramuan-ramuan khas Bali yang menutupi tubuh anda. Selain itu Anda juga dapat memilih jenis pijat lain seperti Ayurvedic Massage, Thai Massage, dan Hot Stone Massage dengan harga yang bervariasi dan pilihan lain yang bervariasi. (sumber : lau_dmn) Untuk Balinese Massage anda cukup membayar Rp 180.000 untuk satu jam massage dan anda memiliki waktu untuk berenang di kolam renang dan mengakses pantai pribadi yang ada di bawah. Dengan apa yang anda bayarkan, anda sudah dapat menikmati keindahan pantai berpasir putih dengan bebatuan. Namun di pantai yang terdapat di La Joya Spa ini anda tidak dapat berenang karena ombaknya cukup kencang sehingga lokasi ini hanya cocok jika dijadikan tempat untuk bermeditasi dan merelaksasikan pikiran Anda setelah anda mendapatkan pijat khas Bali tentunya. Untuk lokasi tepatnya La Joya Spa beralamatkan di Jalan Pantai Balangan No. 54 dengan nomor telpon 0851-0001-2003. (sumber : karinaasantoso) Bagi pecinta pijat tentu saja hal ini akan menjadi hal yang sangat menyenangkan untuk mengisi liburan anda. Anda tidak perlu jauh-jauh pergi ke Thailand untuk dapat menikmati sensasi spa di alam bebas. Ternyata di Bali pun anda dapat melakukannya dengan sangat sempurna dan dengan harga yang sangat terjangkau. La Joya Spa tidak memandang tua muda maupun pria dan wanita, segala kalangan dapat mengunjungi lokasi saat ini dan memilih sendiri jenis pijat yang dikehendaki termasuk tingkat kekuatan pijat yang diinginkan. (sumber : reginaclarissa) Berlibur tentu saja membuat anda merasa lelah apalagi setelah melakukan berbagai aktivitas fisik dan permainan wisata bahari yang ada di Pulau Bali. Untuk mengembalikan kondisi tubuh anda maka sangat disarankan bagi anda untuk merileksasikan tubuh dan pikiran anda dimana salah satunya adalah dengan mengandalkan pelayanan yang diberikan oleh La Joya Spa. Setelah melakukan perawatan spa anda dapat kembali melanjutkan aktivitas atau pulang ke kampung halaman dengan perasaan rileks dan lebih bugar. Oleh karena itu sebaiknya kegiatan massage ini dilakukan di hari terakhir liburan anda di Bali. Anda bukanlah satu-satunya yang merasakan perlunya melakukan massage setelah beraktivitas di Pulau Bali namun wisatawan asing juga merasakan hal yang sama, padahal mereka tidak terbiasa untuk melakukan massage atau bahkan belum pernah melakukan massage. namun kenyataannya banyak diantara mereka yang akhirnya tergoda untuk mencoba dan bahkan menjadi ketagihan untuk merasakan sensasi massage di Bali. La Joya Spa benar-benar menjadi pilihan yang terbaik bagi anda untuk merelaksasikan konflik pada tubuh anda maupun pada pikiran anda. Ayo siapkan waktu anda dan jelajahi La Joya Spa sekarang juga! (sumber : geovanny_marta)  

selengkapnya