Jembatan Cinta (Yellow Bridge) di Nusa Ceningan

 07 June 2017

Percaya atau tidak, jembatan cinta tidak hanya ada di Jepang dan Korea, tapi ternyata di Bali juga ada. Memang selama ini Bali selalu disandingkan dengan beberapa negara lain terkait keindahan dan budayanya. Tapi siapa sangka jika fenomena terkait mitos dan lainnya ternyata juga dapat ditemui di Bali? Korea dengan gembok cintanya dan jembatan penghubung jodoh seperti yang disajikan dalam film Winter Sonata ternyata sukses menarik minat wisatawan dan banyak wisatawan yang percaya akan hal itu. Begitu juga halnya dengan jembatan kuning yang ada di Bali. Ada makna apa dibalik jembatan ini?

jembatan kuning bali

Perpaduan birunya laut dan langit menambah elok Jembatan Kuning (sumber : @adityasatriadi)


Jembatan kuning yang dibangun pada tahun 1996 memiliki alas lantai kayu, namun pada 16 Oktober 2016 jembatan kuning roboh sehingga menyebabkan putusnya hubungan transportasi antara Nusa Lembongan dengan Nusa Ceningan dan musibah tersebut menelan korban 7 orang tewas pada Minggu (16/10/2017) silam. Namun Pembangunan jembatan mulai dikerjakan November tahun 2016 dan selesai Maret 2017. Jembatan dengan lebar 1,8 meter dan panjang 138 meter menelan biaya perbaikan sebesar Rp 3 miliar kini sudah berdiri kokoh, jadi sangat aman untuk dilalui.

Jembatan ini menghubungkan Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan. Seperti yang telah banyak kita ketahui, Nusa Lembongan merupakan pulau yang cukup terkenal di Bali karena memiliki keindahan pantai berpasir putih. Pulau ini juga dikenal dengan persona bawah lautnya yang begitu populer dengan lokasi wisata menyelamnya. Sayangnya, jembatan ini hanya dapat dilalui oleh kendaraan beroda dua ataupun pejalan kaki karena jembatan ini cukup sempit. Bagi anda yang penasaran, anda disarankan untuk menyewa motor saja agar dapat mengakses jembatan ini dengan mudah dan tidak lelah.

sewa motor bali

Serunya berpetualang menggunakan sepeda motor (sumber : @magdastanonik)


Semakin hari jembatan ini semakin terkenal saja karena banyaknya muda mudi dan pasangan yang mengabadikan foto mereka disini. Oleh sebab itulah jembatan ini dinamakan jembatan cinta dan sangat populer untuk dijadikan lokasi prewedding. Wisatawan asing menyebutnya Yellow Bride dan jika kalian mencarinya di search engine, kalian akan mendapatkan begitu banyan ulasan mengenai lokasi ini. Banyak wisatawan asing yang juga percaya jika jembatan ini merupakan jembatan cinta yang dapat menghubungkan dua insan hingga akhir hayat.

rental motor bali

Jangan lupa narsis guys (sumber : @fabien__fabre)


Bagaimana jika anda juga mencoba kekuatan kisah jembatan ini? Cukup dengan menyewa sepeda motor dengan harga yang sangat rasional, anda sudah dapat menjelajah Bali, termasuk Jembatan Kuning ini. Terbukti sudah jika jalan-jalan di Bali memang lebih nyaman dan simple menggunakan sepeda motor. Coba bayangkan apa iya anda hendak melintasi jembatan ini dengan berjalan kaki? Apa yang akan anda lakukan ketika sampai di salah satu pulau tanpa kendaraan? Pikir-pikir lagi ya guys!

yellow bridge nusa lembongan ceningan

Jembatan kuning simbol tanda cinta (sumber : @baligetaway)


Pukul berapa kira-kira waktu yang tepat untuk mengunjungi lokasi ini? Untuk mendapatkan hasil foto yang maksimal, anda dapat mengunjunginya pada sore hari. Sekaligus menyaksikan matahari terbenam, anda dapat menikmati banyak moment romantis bersama pasangan anda. Nah, untuk mendapatkan kisah cinta hingga akhir hayat, kenyataannya anda tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri lagi, bukan? Ditambah anda juga tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk membuat visa dan paspor untuk dapat menikmati ini semua. Apa lagi yang harus anda tunggu?

Selamat berpetualang guys

Berita Lainnya

 11 July 2017

Sudahkah Anda Mengunjungi Pura Ulun Danu Beratan dengan Segala Keindahan Taman Air Di Sekelilingnya

Banyak yang menyingkatnya menjadi Pura Ulun Danu, nama Pura ini diambil dari lokasinya yang berada di tepi Danau Beratan dan berada di dataran tinggi Bedugul sekitar 1239 meter diatas permukaan laut sehingga pura ini memiliki nuansa yang sejuk yakni sekitar 18 hingga 22 Derajat Celcius. Sekitar pura ini juga terdapat landscape yang indah dan asri. Adapun sejarah dari pura ini ternyata telah ditulis dalam Lontar Bbd Mengwi dimana I Gusti Agung Putu yang merupakan seorang bangsawan telah kalah dalam perang melawan I Gusti Ngurah Batu Tumpeng. I Gusti Agung Putu inilah yang akhirnya mendirikan pura ini sebagai lokasi untuk mendapatkan kekuatan dan pencerahan. (sumber : jacob) Jika anda mengunjungi Pura Ulun Danu, maka anda akan disajikan oleh keunikan pura dan lingkungan di sekitarnya dimana lingkungan tersebut sangatlah asri dan sejuk. Namun, jangan heran jika anda harus membayar tiket masuk karena untuk merawat lokasi ini tentu dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Anda juga dapat melihat keindahan bunga-bunga beserta hamparan rumput dan pepohonan cemara. (sumber : damonbeckford) Anda juga dapat melihat stupa yang ada di lingkungan pura dan masih aktif digunakan sebagai tempat ibadah. Ada pula masjid yang dibangun di dekat pura ini dan juga masih aktif digunakan oleh umat muslim. Inilah bentuk dari toleransi umat beragama yang ada di Bali. Anda akan melihat Meru ketika anda memasuki gapura dimana meru merupakan bangunan khas pulau Bali yang berciri-ciri yaitu Menara bertingkat. Adapun keberadaan Menara tersebut adalah untu memuja tiga dewa yaitu Dewa Wisnu, Dewa Brahma, dan Dewa Siwa. Dataran disekitar pura merupakan dataran yang agak rendah sehingga kerap tergenang air. Kondisi inilah yang kemudian menciptakan pemandangan yang sangat indah dan kerap menghasilkan hasil foto yang maksimal. Ada baiknya anda membuat perbandingan saat mengunjungi lokasi ini, yakni ketika debit air di danau sedang tinggi dan saat sedang rendah kemudian anda akan dapat meihat betapa menakjubkannya Pura Ulun Danu jika sedang tergenang air. Anda juga dapat berfoto di lingkungan sekitar danau dengan hawanya yang sejuk dan tentu saja membuat anda betah untuk berlama-lama berada di lokasi ini. (sumber : fuaznk) Lokasi ini juga menyediakan taman bagi anda yang membawa anak-anak anda kemari sehingga mereka dapat dengan bebas bermain di sekitar taman. Anda dapat menyediakan bola namun tetaplah menjaga buah hati anda untuk tidak merusak tanaman di sekitar lokasi pura tersebut. Bagaimana jika anda merasa lapar? Tentu saja di sekitar lingkungan pura ini terdapat banyak toko maupun restaurant dan juga toko cinderamata dan pakaian khas Bali. Anda dapat memiih yang anda suka dengan harga yang wajar. Berhubung lokasi ini di dataran tinggi, maka anda akan kerap melihat pedagang tanaman maupun buah-buahan. Jika anda tertarik untuk mengunjungi lokasi ini, anda dapat memulai perjalanan dari Denpasar dengan memakan waktu sekitar 2 jam, namun perhatikanlah akses jalan yang berkelok-kelok sehingga kondisi jalanan yang demikian akan membuat anda menghabiskan lebih banyak waktu di jalan membutuhkan kondisi badan yang prima. Siapkan telinga anda untuk perbedaan tekanan yang terjadi dan inilah saatnya bagi anda untuk memulai perjalanan indah anda di Pulau Bali, yakni dengan mengamati struktur budaya dan bangunan khas Bali, yakni Pura Ulun Danu Beratan. Jika anda telah mengunjungi pura ini, maka sebaiknya anda juga mengunjungi Pura Besakih sebagai pura terbesar di Bali. Tetaplah menjaga etika anda dan sikap anda ketika berada di kawasan Pura ini. (sumber : emmett_sparling)  

selengkapnya
 09 July 2017

Bersantai Menghilangkan Penat di La Joya Spa

Berlibur di Bali juga tidak lengkap jika tidak merasakan sensasi pijat khas Bali. Namun tidak semua lokasi pijat di Bali mampu menghadirkan kesempurnaan relaksasi bagi tubuh serta pikiran anda. La Joya Spa menyajikan sebuah lokasi yang tidak hanya dapat merileksasikan tubuh dan pikiran anda namun juga semua panca indra anda. (sumber : brendangellinny) Dengan lokasinya yang berada di atas tebing Uluwatu di dekat tepi Pantai Balangan, La Joya Spa mampu menghadirkan pemandangan Samudera Hindia yang luas dan menakjubkan ditambah perawatan pijat yang dapat anda rasakan di bawah pondok beratapkan jerami yang tentu saja dapat memanjakan tubuh dan mata Anda. Adapun pijat andalan dari La Joya Spa adalah Balinese Massage dimana anda makan merasakan ramuan-ramuan khas Bali yang menutupi tubuh anda. Selain itu Anda juga dapat memilih jenis pijat lain seperti Ayurvedic Massage, Thai Massage, dan Hot Stone Massage dengan harga yang bervariasi dan pilihan lain yang bervariasi. (sumber : lau_dmn) Untuk Balinese Massage anda cukup membayar Rp 180.000 untuk satu jam massage dan anda memiliki waktu untuk berenang di kolam renang dan mengakses pantai pribadi yang ada di bawah. Dengan apa yang anda bayarkan, anda sudah dapat menikmati keindahan pantai berpasir putih dengan bebatuan. Namun di pantai yang terdapat di La Joya Spa ini anda tidak dapat berenang karena ombaknya cukup kencang sehingga lokasi ini hanya cocok jika dijadikan tempat untuk bermeditasi dan merelaksasikan pikiran Anda setelah anda mendapatkan pijat khas Bali tentunya. Untuk lokasi tepatnya La Joya Spa beralamatkan di Jalan Pantai Balangan No. 54 dengan nomor telpon 0851-0001-2003. (sumber : karinaasantoso) Bagi pecinta pijat tentu saja hal ini akan menjadi hal yang sangat menyenangkan untuk mengisi liburan anda. Anda tidak perlu jauh-jauh pergi ke Thailand untuk dapat menikmati sensasi spa di alam bebas. Ternyata di Bali pun anda dapat melakukannya dengan sangat sempurna dan dengan harga yang sangat terjangkau. La Joya Spa tidak memandang tua muda maupun pria dan wanita, segala kalangan dapat mengunjungi lokasi saat ini dan memilih sendiri jenis pijat yang dikehendaki termasuk tingkat kekuatan pijat yang diinginkan. (sumber : reginaclarissa) Berlibur tentu saja membuat anda merasa lelah apalagi setelah melakukan berbagai aktivitas fisik dan permainan wisata bahari yang ada di Pulau Bali. Untuk mengembalikan kondisi tubuh anda maka sangat disarankan bagi anda untuk merileksasikan tubuh dan pikiran anda dimana salah satunya adalah dengan mengandalkan pelayanan yang diberikan oleh La Joya Spa. Setelah melakukan perawatan spa anda dapat kembali melanjutkan aktivitas atau pulang ke kampung halaman dengan perasaan rileks dan lebih bugar. Oleh karena itu sebaiknya kegiatan massage ini dilakukan di hari terakhir liburan anda di Bali. Anda bukanlah satu-satunya yang merasakan perlunya melakukan massage setelah beraktivitas di Pulau Bali namun wisatawan asing juga merasakan hal yang sama, padahal mereka tidak terbiasa untuk melakukan massage atau bahkan belum pernah melakukan massage. namun kenyataannya banyak diantara mereka yang akhirnya tergoda untuk mencoba dan bahkan menjadi ketagihan untuk merasakan sensasi massage di Bali. La Joya Spa benar-benar menjadi pilihan yang terbaik bagi anda untuk merelaksasikan konflik pada tubuh anda maupun pada pikiran anda. Ayo siapkan waktu anda dan jelajahi La Joya Spa sekarang juga! (sumber : geovanny_marta)  

selengkapnya